
Fitri Handayani Siswa SMA Negeri 1 Kundur, Kabupaten Karimun, yang tinggal di kebun pinang ini terkejut saat ditunjuk sebagai pembawa bendera merah putih untuk penaikan bendera HUT RI ke-73 di Tingkat Provinsi Kepulauan Riau yang dilaksanakan digedung daerah pada Hari Jumat 17 Agustus 2018.
Fitri Handayani yang masih duduk di kelas XI IPA ini adalah anak pertama dari dua bersaudara, ayahndanya yang bernama Syafruddin dan Ibunya yang bernama Darmawati. Ia sangat senang menjadi kebanggaan kedua orang tuanya.
Sang Ibunda yang juga ikut menonton pelaksanaan upacara bersama kerabatnya, saat mendengar nama fitri di percaya untuk pemabawa baki penaikan saya langsung menangis, macam tak percaya anak saya bisa dipercaya menjadi baki bendera.

Awalnya pas itu saya dan teman teman yg lain disuruh kumpul di lapangan untuk latihan dan pada saat itu juga kakak pelatih menentukan pasukan 8 sama 17 tapi kata pelatih ini hanya untuk sementara dan bisa saja dirubah, dan saat itu saya terpilih untuk menjadi pasukan 8 bersama teman saya yg lain. Kami dipilih oleh kakak pelatih 16 orang 8 untuk pasukan pagi dan 8 lagi untuk pasukan sore, Dan pada saat sudah ditentukan pasukan sementara, saya di tunjuk kakak pelatih untuk membawa baki pagi dan jujur siih sumpah saya kagettt ditunjuk saat untuk membawa amanah yg sangat besar dan disitu saya sangat terharu pastinya tapii saya masih berpikir “walaupun pasukan ini masih sementara dan bisa masih dirubah, disitu semangat saya membaraa dan jujur hati saya berkata pitt kamu bisa! tunjukkan sebisa mungkin kalau kamu berhak mendapatkan posisi itu dan kamu harus tetap bertahan diposisi itu jangan sampai digeser atau digantikan oleh yg lain” dari situ saya berusaha dengan semaksimal mungkin agar tetap bertahan.

Setelah itu kami pun latihan dan untuk yang calon baki dan cadangan baki untuk di seleksi lagi oleh pelatih, calon baki terdiri dari 4 orang dan kami dites satu persatu secara bergantian. Setelah itu hari demi hari kami lewati dan latihan bersama akhirnya sampailah pada hari penentuan dan pada saat itu saya bersama rekan saya disuruh ke barak untuk tandatangan berkas , dan saya agak bingung untuk apa yaa? Dan yang dipanggil itu ada 10 0rang dan pada saat saya mau menandatangani surat itu dan ternyata yang saya tandatangan itu adalah nama nama pasukan inti????“ alhamdulillahh saya terpilih menjadi pembawa baki pagi” dan disitu perasaan saya campur aduk bgt terharu dan sangat bangga karena dipercaya untuk membawa amanah yang sangat besar ini yakni “sang saka merah putih”, setelah itu saya sangat bersyukur kepada allah dan sangat berterima kasih kepada kakak pelatih dan kakak purna yang telah mempercayai saya untuk menjadi baki , dan saya akan memberikan yang terbaik untuk tugas yg besar ini.

Tidak hanya Fitri Handayani saja disini saya akan memperkenalkan juga Agus Saputra dia juga yang lulus menjadi PASKIBRAKA di Tingkat Provinsi Kepulauan Riau dari SMA Negeri 1 Kundur yang duduk di kelas XI IPS awalnya agus tidak percaya bahwa dia juga lulus mewakili kabupaten karimun dan di percayai untuk mengibarkan sang merah putih di gedung daerah tanjung pinang, awalnya saya kaget dan tk percaya karena dengan tinggi yang di pas-pasan bisa LULUS di kasih tau sama Pelatih saya di sekolah kak Andika Palaguna yang menyampaiakan bahwa saya dan Fitri Handayani yang lulus dari sekolah dan mewakili Kabupaten Karimun. itu adalah kado terindah bagi saya.. walaupun saya hanya di pasukan 17 pagi dan sore saya tetap bangga bisa menjadi salah satubagian dari PASKIBRAKA yang tidak semua pemuda dan pemudi bisa mengibarkan sang merah putih.
