Pemerintah melalui Dinas Pendidikanmembuat program baru sebagai pengganti Ujian Nasional ( UN ). Program tersebut bernama Assesmen Nasional Berbasis Komputer ( ANBK ).
Di SMA Negeri 1 Kundur pelaksanaan ANBK dibagi menjadi 2 hari, yaitu Senin 27 dan Selasa 28 September 2021, kegitan ini diikuti oleh 45 peserta utama di rtambah 5 peserta cadangan. peserta tersebut gabungan dari kelas XI PIA dan PIS.

Pelasanaan ANBK ini dilaksanakan di labor komputer SMA Negeri 1 Kundur. seluruh peserta, pengawas, maupun panitia menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. pada hari pertama peserta mengerjakan soal literasi, sedangkan hari kedua peserta mengerjakan soal numerasi.
Alhamdulilllah pelaksanaan ANBK berjalan dengan lancar dan tertib, semoga kegiatan ini bisa menjadi penanda paradigma tentang evaluasi pendidikan.

Sedangkan untuk kepala sekolah dan guru juga wajib mengikuti Survei Lingkungan Sekolah yang diadakan pada rabu 29 September 2021,” ujar Kepala SMA Negeri 1 Kundur, Drs.Abdullatip.
Menurutnya, ANBK ini merupakan program nasional Kemendikbud Ristek sebagai langkah pemetaan parameter pencapaian kompetensi siswa dan kualitas mutu bagi sekolah. Dan Survei Lingkungan Belajar sebagai upaya meningkatkan mutu pendidikan sekolah dan memperbaiki kualitas belajar-mengajar.
ANBK yang dilaksanakan pada masa pandemi ini, juga tidak mengurangi protokol kesehatan bagi siswa yang akan mengikuti. Sebelum masuk area sekolah, siswa diperiksa suhu tubuhnya, mencuci tangan dan wajib menggunakan masker selama di ruangan labor komputer.
“Karena kami tahu bahwa penyelenggaraan ANBK 2021 saat dimasa pandemi, maka tidak hanya kesiapan perangkat saja melainkan persiapan mental siswa dan standar penerapan protokol kesehatan pun telah kami persiapkan dengan baik,” paparnya.